- Get link
- X
- Other Apps
Popular Post
Posted by
fabiokounang
on
- Get link
- X
- Other Apps
Di era digital saat ini, hampir seluruh aktivitas manusia bergantung pada teknologi. Kita menggunakan komputer, laptop, smartphone, aplikasi perbankan, media sosial, sistem kasir, hingga kecerdasan buatan. Namun semua program tersebut tidak tercipta secara tiba-tiba.
Di balik setiap aplikasi yang berjalan, terdapat proses analisis, perancangan, dan penulisan langkah-langkah yang sistematis. Langkah-langkah itulah yang disebut algoritma.
Secara sederhana:
Algoritma adalah serangkaian langkah logis dan terstruktur untuk menyelesaikan suatu masalah.
Sedangkan:
Pemrograman adalah proses menerjemahkan algoritma ke dalam bahasa yang dapat dimengerti oleh komputer.
1. Masalah (Problem)
Segala sesuatu dalam algoritma selalu dimulai dari sebuah masalah.
Contoh masalah dalam kehidupan sehari-hari:
-
Mengurutkan nilai siswa dari yang terendah ke tertinggi
-
Menentukan orang dengan kekayaan terbesar dari suatu daftar
-
Menghitung total keuangan perusahaan
-
Mencari data tertentu dalam ribuan file
Masalah-masalah tersebut memiliki pola yang mirip, meskipun konteksnya berbeda.
Dalam ilmu komputer, masalah biasanya dinyatakan dengan parameter.
Contoh:
Masalah Pengurutan
Diberikan sebuah daftar bilangan:
S = [17, 4, 14, 20, 22, 32]
Bagaimana mengurutkannya secara menaik?
Parameter:
-
S → daftar angka
-
n → jumlah elemen
Solusi:
S = [4, 14, 17, 20, 22, 32]
2. Instansiasi dan Solusi
Ketika parameter diberi nilai spesifik, hal tersebut disebut instansiasi masalah.
Contoh:
S = [17, 4, 14, 20, 22, 32]
n = 6
Solusinya adalah hasil pengurutan.
Untuk ukuran kecil, manusia dapat menyelesaikan masalah dengan mudah. Namun bagaimana jika jumlah datanya 1.000, 10.000, atau bahkan 1 juta?
Di sinilah kita membutuhkan prosedur yang sistematis.
3. Algoritma
Algoritma adalah prosedur langkah-langkah yang jelas, terstruktur, dan terbatas untuk menyelesaikan masalah.
Contoh sederhana: Mengurutkan nilai siswa (konsep Selection Sort).
Langkah umum:
-
Cari nilai terkecil dari data yang tersisa
-
Tempatkan di posisi yang benar
-
Ulangi proses hingga semua data terurut
Langkah ini diulang sebanyak n-1 kali.
Proses pengulangan ini dalam pemrograman disebut looping.
4. Algoritma dalam Kehidupan Sehari-hari
Tanpa sadar, kita menggunakan algoritma setiap hari.
Contoh 1: Pergi ke Sekolah
-
Bangun pagi
-
Mandi dan sarapan
-
Menyiapkan perlengkapan
-
Berangkat ke sekolah
Contoh 2: Membuat Akun Media Sosial
-
Buka website
-
Klik Sign Up
-
Isi data
-
Konfirmasi
Contoh 3: Mengisi Pulsa
-
Tekan kode USSD
-
Masukkan nomor voucher
-
Konfirmasi
Semua langkah tersebut adalah algoritma.
5. Contoh Logika Algoritma Klasik
A. Menukar Isi Dua Gelas
Masalah:
Gelas A berisi air merah, gelas B berisi air hitam. Bagaimana menukarnya tanpa mencampur?
Solusi (menggunakan gelas C sebagai variabel sementara):
-
Tuang isi A ke C
-
Tuang isi B ke A
-
Tuang isi C ke B
Ini adalah konsep variabel sementara (temporary variable) dalam pemrograman.
B. Masalah Ember 3 Liter dan 5 Liter
Tujuan: Mendapatkan tepat 4 liter air.
Salah satu solusi:
-
Isi ember 3L
-
Tuang ke ember 5L
-
Isi lagi ember 3L
-
Tuang ke 5L hingga penuh (tersisa 1L di 3L)
-
Kosongkan ember 5L
-
Pindahkan 1L ke ember 5L
-
Isi kembali ember 3L
-
Tuang ke 5L → menjadi 4L
Ini adalah contoh masalah logika yang bisa dipecahkan dengan algoritma.

C. Serigala, Kambing, dan Sayur
Masalah klasik logika:
-
Serigala tidak boleh ditinggal dengan kambing
-
Kambing tidak boleh ditinggal dengan sayur
-
Perahu hanya bisa membawa satu benda
Solusi algoritmik:
-
Bawa kambing ke seberang
-
Kembali sendiri
-
Bawa serigala
-
Bawa kambing kembali
-
Bawa sayur
-
Kembali sendiri
-
Bawa kambing
Masalah ini menunjukkan pentingnya urutan langkah yang benar.
6. Algoritma dan Pemroses (Processor)
Algoritma membutuhkan sesuatu untuk menjalankannya.
Pemroses bisa berupa:
-
Manusia
-
Komputer
-
Robot
-
Mesin otomatis
Dalam dunia komputer, pemroses adalah CPU (Central Processing Unit).
Algoritma yang sudah ditulis dalam bahasa pemrograman (seperti Python, Java, C++, JavaScript) akan dijalankan oleh komputer.
7. Hubungan Algoritma dan Pemrograman
Algoritma = Ide / Logika
Pemrograman = Implementasi dalam kode
Tanpa algoritma, program akan tidak terstruktur.
Tanpa pemrograman, algoritma tidak bisa dijalankan komputer.
Kesimpulan
Algoritma adalah fondasi dari seluruh sistem komputer modern. Setiap aplikasi, website, sistem perbankan, media sosial, hingga kecerdasan buatan bekerja berdasarkan algoritma.
Dengan memahami konsep dasar algoritma, kita belajar cara berpikir sistematis dan terstruktur dalam menyelesaikan masalah.
Pemrograman hanyalah alat.
Algoritma adalah intinya.
Pada pembahasan selanjutnya, kita dapat mempelajari bagaimana menuliskan algoritma dalam bentuk flowchart, pseudocode, atau bahasa pemrograman.
Semoga materi ini membantu Anda memahami dasar algoritma dan pemrograman dengan lebih jelas dan terarah.
Comments
Post a Comment